membuka cakra tubuh dengan tenaga dalam aura gayatri

Bisakah Olah Latihan Tenaga Dalam Aura Gayatri, Untuk Membuka Titik Cakra dalam Tubuh?

Dalam hal ini ada perbedaan sifat dan perilaku dari cakra-cakra energy yang telah terbuka. Jika cakra-cakra itu terbuka dengan sendirinya, misalnya dengan mengikuti pelatihan olah pernafasan tenaga dalam.

Selanjutnya cakra-cakra itu akan bergerak secara otomatis membuka atau menutup aliran energi sesuai kegiatan si manusia. Jika tidak sedang digunakan, maka bukaan cakra-cakra itu akan mengecil dengan sendirinya menstabilkan aliran energi.

Jika cakra-cakra itu tidak terbuka dengan sendirinya, misalnya dibuka oleh orang lain atau dibuka sendiri dengan memaksakan memasukkan energi dari luar, misalnya dengan cara meditasi pembukaan cakra dan pembangkitan energi kundalini.

Cakra-cakra itu kemudian akan lebih kaku, tidak akan bergerak secara otomatis membuka atau menutup aliran energi sesuai kegiatan si manusia.

Jika si manusia belum bisa “mem-filter” (menyaring) aliran energi, dengan telah terbukanya cakra-cakra tersebut justru akan memudahkan menyerap energi-energi yang negatif atau memudahkan energi-energi lain yang tidak jelas juntrungannya untuk masuk ke dalam tubuh manusia.

Seseorang yang ingin memiliki kemampuan tertentu yang terkait dengan pembukaan cakra-cakra energi tersebut harus datang ke tempat-tempat membuka dan mengolah cakra yang sesuai dengan tujuan niatnya, karena masing-masing cakra tubuh harus dibuka dan diolah dengan memusatkan niat sendiri-sendiri sesuai masing-masing tujuannya.

Tujuan penguasaan cakra ini pun berbeda-beda, misalnya:

– Untuk pengolahan energi, maka sugesti membuka dan mengolahnya
haruslah untuk tujuan pengolahan energi.

– Untuk melihat gaib, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah
untuk kemampuan melihat gaib.

– Untuk olah spiritual, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah
untuk olah spiritual.

Orang-orang yang ikut pelatihan tenaga dalam di dalam perguruan tenaga dalam, biasanya cakra-cakra energinya telah terbuka (walaupun pembukaan cakranya tidak maksimal karena biasanya tidak secara khusus dibuka) dan energinya juga telah dibangkitkan dan diolah, sehingga sering disebut telah memiliki tenaga dalam.

Tetapi walaupun cakra-cakra tubuhnya telah terbuka, termasuk cakra-cakra di leher, di dahi atau yang di ubun-ubun, tidak berarti mereka langsung bisa melihat alam gaib dan bisa melihat sosok-sosok mahluk gaib.

Kemampuan melihat gaib tidak begitu saja secara otomatis terjadi pada orang-orang yang telah terbuka cakra energi mata ketiganya, misalnya yang dibuka dengan olah tenaga dalam / prana atau kundalini.

Cakra-cakra energi tubuh yang dibuka untuk tujuan pengolahan energy tubuh tidak langsung berhubungan dengan alam gaib dan kegaiban. Untuk keperluan melihat gaib, maka cakra-cakra tersebut harus dibuka khusus untuk tujuan kegaiban, bukan untuk tujuan pengolahan energi tubuh.

 

Leave a Comment