pentingnya menjaga organ intim

Pentingnya Menjaga Kebersihan Organ Intim Supaya Suami Mau Berhubungan Badan

Pengalaman hubungan seks akan terasa sangat memuaskan jika kebersihan organ intim selalu dijaga. Kebersihan organ vital ini menjadi sangat penting karena akan menentukan hubungan badan Anda dengan suami. Kalau organ intim Anda jarang dirawat atau minimal dibersihkan, pastinya suami akan enggan untuk berhubungan badan.

 

Kalau Anda sebagai istri menginginkan suami lebih erat dan mau melakukan hubungan badan, maka Anda harus rajin merawat kebersihan organ intim Anda. Disamping itu, kebersihan organ intim wanita atau vagina dapat memengaruhi beberapa hal seperti kesuburan, kehidupan seks dan pengalaman dalam mencapai orgasme.

Kebiasaan yang Bisa Menjaga Kebersihan Organ Intim

 

Agar organ intim tidak mengalami berbagai masalah akibat bakteri, coba pelajari beberapa kebiasaan berikut supaya tepat dalam menjaga kesehatan vagina.

 

  1. Bersihkan Setelah BAK dan BAB

 

Setelah buang air kecil atau buang air besar, basuhlah area sekitar vagina dengan membasuh air dari depan ke belakang. Hal ini dilakukan sebanyak minimal 3 kali atau lakukan hingga bersih. Jika memungkinkan, gunakan air hangat saat selesai BAK atau BAB, lalu keringkan dengan handuk supaya tidak lembab.

 

  1. Hindari Penggunaan Sabun Mandi

 

Berbeda pada kulit tubuh, kulit pada organ kewanitaan sangat sensitif apabila terkena zat kimia. Jangan pernah menggunakan sabun mandi yang biasanya mengandung pewangi. Kandungan zat pewangi pada sabun dapat memicu terjadinya iritasi pada vagina.

 

  1. Jangan Menggunakan Tisu Kasar

 

Jika Anda setelah BAK atau BAB Anda terbiasa membersihkan dengan tisu, maka gunakan tisu yang lembut. Jangan menggunakan tisu makan yang biasanya kasar. Perhatikan pula serat-serat tisu supaya tidak menempel pada permukaan vagina. Hal ini bisa menyebabkan gatal dan menjadi sarana bakteri dan jamur berkembang.

 

  1. Jaga Kebersihan Saat Menstruasi

 

Saat menstruasi tentunya organ intim mengeluarkan darah yang rawan menjadi sarang bakteri. Untuk itu, ketika menstruasi, Anda harus mengenakan pembalut yang biasanya ada antiseptik, serta hindari pembalut yang mengandung pewangi. Apabila waktunya ganti pembalut, segera lakukan, jangan ditunda-tunda.

 

  1. Memakai Celana Dalam yang menyerap keringat

Mungkin celana dalam model g-string akan membuat penampilan Anda terlihat seksi. Namun, celana dalam model ini akan terasa tidak nyaman dan membuat area organ intim menjadi mudah iritasi. Apalagi celana dalam model ini tidak menyerap keringat dengan baik. Maka dari itu, pakailah celana dalam yang menyerap keringat seperti celana dalam dari katun.

 

  1. Tidak Mencoba Perawatan Tradisional yang Belum Teruji

 

Di kota Anda mungkin menemukan berbagai macam perawatan organ kewanitaan alternatif. Namun, jangan langsung tergiur dengan promosinya karena bisa saja belum teruji atau bahkan tidak memiliki izin praktek. Hindari perawatan tradisional seperti ratus dan gurah vagina.

 

Apakah Harus Memakai Cairan Pembersih Khusus?

 

Di televisi pun sekarang sudah banyak yang mengiklankan produk perawatan organ intim. Tapi, apakah Anda harus memakainya? Sebenarnya, organ intim memiliki bakteri-bakteri yang sifatnya melindungi organ intim. Bakteri ini akan terus menjaga keasaman area vagina pada angka 4,5. Ia juga memiliki antibiotik yang akan menghalau bakteri jahat.

 

Jadi, Anda tidak perlu memakai cairan pembersih khusus untuk organ intim. Memang benar, cairan organ intim dapat membersihkan semuanya. Namun, bakteri baik pada vagina akan ikut menghilang, sehingga tidak ada perlindungan sama sekali. Selain itu, jika belum ada pengujian yang menyatakan bahwa cairan tersebut dapat melindungi organ intim, lebih baik jangan digunakan.

 

Lebih baik Anda melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dapat membantu menjaga kebersihan organ intim. Daripada harus mengeluarkan uang untuk obat-obatan tidak perlu, lebih baik Anda fokus pada kebiasaan yang baik untuk kebersihan organ intim serta hubungan seks dengan suami jadi lebih memuaskan.

Leave a Comment